Pengalaman Askarina Melawan Kanker Payudara dengan PET-CT Scan
Pemeriksaan PET-CT Scan menjadi senjata ampuh dalam melawan kanker payudara, seperti yang dialami oleh Askarina. Teknologi ini memungkinkan deteksi penyebaran kanker ke bagian tubuh lainnya, seperti tulang dan hati. Askarina menjalani pemeriksaan PET-CT Scan di Poli Kedokteran Nuklir Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS) sebagai bagian dari terapinya. Askarina mengaku memiliki pengalaman yang berbeda saat menjalani pemeriksaan PET-CT Scan di MHJS. “Proses pemeriksaan tidak neko-neko dan berlangsung cepat, karena semuanya sudah dijelaskan dengan jelas dari awal,” ungkapnya. Ia juga mengapresiasi dukungan tim dokter, terutama dr. Martha Iskandar, Sp.PD, KHOM, yang selalu ada untuknya selama terapi.
Proses Pemeriksaan PET-CT Scan yang Nyaman
Pemeriksaan PET-CT Scan di MHJS dilakukan dengan menggunakan teknologi pencitraan berbasis nuklir yang mampu mendeteksi kelainan di tingkat molekuler. “PET-CT dalam Kedokteran Nuklir ini merupakan teknologi pencitraan berbasis nuklir yang mampu mendeteksi kelainan di tingkat molekuler, sehingga perubahan metabolisme sel kanker dalam tubuh dapat ditemukan lebih awal dibandingkan perubahan morfologi atau anatomis,” jelas dr. Yustia Tuti, Sp.KN dari MHJS. Askarina juga mengaku merasa lebih tenang sebelum pemeriksaan berkat dukungan tim perawat di MHJS. “Saya amazed ketika berada di ruang tunggu setelah disuntikkan FDG (zat radioaktif Fluorodeoxyglucose). Ada perawat yang membantu mematikan lampu ruangan, sehingga saya bisa benar-benar rileks, dan para dokter bisa membaca hasil pemeriksaan lebih jelas karena otak lebih rileks,” terangnya.
Mengapa Pemeriksaan PET-CT Scan Penting dalam Penanganan Kanker?
Pemeriksaan PET-CT Scan menjadi bagian penting dalam penanganan kanker modern, terutama dalam mendeteksi penyebaran kanker ke bagian tubuh lainnya. “Dalam penanganan kanker modern pada Ibu Askarina, evaluasi dengan PET-CT menjadi bagian penting untuk memastikan terapi berjalan optimal, termasuk mendeteksi kemungkinan penyebaran kanker (metastasis),” jelas dr. Martha Iskandar, Sp.PD, KHOM. Dampak dari pemeriksaan PET-CT Scan ini sangat signifikan bagi pasien kanker seperti Askarina. “Bagi pasien kanker seperti saya, pemeriksaan PET-CT memberikan ketenangan berkat akurasi data yang membantu pasien memahami kondisi penyakitnya, serta menjalani pengobatan yang lebih jelas, dengan pendampingan tim dokter hingga pulih,” ungkap Askarina.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Kanker payudara masih menjadi salah satu jenis kanker yang paling umum di Indonesia. Oleh karena itu, pemeriksaan PET-CT Scan menjadi sangat penting dalam penanganan kanker. Layanan PET-CT Scan dan SPECT-CT Scan masih sangat terbatas di Indonesia, namun kehadiran layanan ini di Mayapada Hospital Jakarta Selatan menjadi alternatif penting bagi pasien yang sebelumnya harus mencari pemeriksaan serupa ke luar negeri. Dengan pendekatan Comprehensive Cancer Care, layanan Oncology Center Mayapada Hospital menangani berbagai kasus tumor dan kanker secara berkelanjutan, didukung kolaborasi tim dokter multidisiplin, Tumor Board yang aktif memberikan rencana perawatan yang tepat, serta Patient Navigator yang terdiri dari dokter dan perawat untuk mendampingi pasien selama perawatan. Askarina berharap pengalaman nya dapat memberikan kesadaran dan harapan bagi pasien kanker lainnya bahwa ada penanganan yang efektif dan dapat dilakukan di dalam negeri.