Pemerintah Pusat akan meresmikan Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk di Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat pada Agustus 2026. PLB Temajuk diharapkan dapat memperluas akses pariwisata dan meningkatkan ekonomi masyarakat Sambas, terutama di wilayah Kecamatan Paloh. Pembangunan infrastruktur di PLBN Temajuk tidak lepas dari perhatian pemerintah pusat yang menetapkan kawasan tersebut sebagai bagian dari Program Strategis Nasional (PSN).
Fokus Pengembangan Pariwisata
Wakil Bupati Sambas, Heroaldi Djuhardi Alwi, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di PLBN Temajuk tak lepas dari perhatian pemerintah pusat yang menetapkan kawasan tersebut sebagai bagian dari Program Strategis Nasional (PSN). “Temajuk ini daerah PSN, program strategis nasional sekaligus kawasan ekonomi khusus. Nantinya bisa dibangun bersama melalui program pusat, provinsi, maupun kabupaten,” ujar Heroaldi. Menurutnya, dengan status sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Desa Temajuk akan terintegrasi sesuai harapan masyarakat, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat.
Heroaldi menambahkan bahwa sektor pariwisata menjadi fokus utama pengembangan. Ia mencontohkan kawasan Sematan di Malaysia yang ditetapkan sebagai pusat wisata internasional, sehingga Temajuk juga perlu dipacu agar mampu bersaing. Ia juga mengapresiasi kegiatan Gema Membangun Desa yang digelar Pemprov Kalbar di Temajuk. Menurutnya, agenda tersebut berhasil mengangkat daya tarik wisata sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Dampak Positif bagi Masyarakat
Menurut Heroaldi, dampak dari kegiatan Gema Membangun Desa sudah terasa. Selain wisata pantai yang indah, potensi UMKM dan produk lokal seperti garam mulai mendapat perhatian. “Banyak potensi yang bisa kita angkat, salah satunya garam yang bisa menjadi komoditas unggulan,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan hasil laut. Masyarakat Temajuk, kata dia, bisa mengembangkan industri ubur-ubur maupun garam rumah tunnel.
Apa Artinya Ini bagi Masyarakat Sambas?
Dengan diresmikannya PLB Temajuk, diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Sambas, terutama di wilayah Kecamatan Paloh. Selain itu, pengembangan pariwisata juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan lingkungan dan budaya lokal.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Meski PLB Temajuk akan diresmikan pada Agustus 2026, namun masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Pemerintah daerah dan pemerintah pusat harus terus bekerja sama untuk meningkatkan infrastruktur dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan PLB Temajuk dapat menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kalimantan Barat.