Penumpang pesawat dianjurkan untuk banyak minum air putih, terutama saat menempuh penerbangan jarak jauh. Anjuran ini bukan tanpa alasan, karena tubuh berisiko kehilangan cairan lebih cepat dibandingkan saat beraktivitas di darat. Kondisi tersebut dapat memicu berbagai keluhan, mulai dari rasa haus, mulut kering, hingga tubuh terasa lebih lelah dari biasanya. ## Apa yang Terjadi pada Tubuh saat Penerbangan Kabinet pesawat memiliki tingkat kelembapan udara yang jauh lebih rendah dibandingkan di daratan atau lingkungan tempat kita tinggal. Udara yang kering membuat tubuh kehilangan lebih banyak cairan melalui kulit dan setiap embusan napas. Akibatnya, penumpang bisa mengalami berbagai gejala dehidrasi seperti rasa haus, mulut kering, sakit kepala, kelelahan, hingga pusing. Risiko ini cenderung meningkat pada penerbangan berdurasi panjang karena tubuh berada lebih lama dalam lingkungan dengan kelembapan rendah. ## Mengapa Minum Air Penting saat Penerbangan Menurut dokter spesialis kedokteran perjalanan AnamarÃa Teino, pada ketinggian jelajah pesawat, udara menjadi lebih kering dan kadar oksigen lebih rendah dibandingkan di permukaan tanah. Karena itu, tubuh membutuhkan asupan cairan lebih banyak selama penerbangan. “Untuk setiap jam berada di pesawat, sebaiknya minum sekitar 0,2 hingga 0,4 liter air,” ujar Teino. Rekomendasi tersebut sejalan dengan pedoman Aerospace Medical Association (AsMA) yang menyarankan konsumsi sekitar 0,25 liter air per jam selama penerbangan. ## Dampak Dehidrasi pada Penumpang Dehidrasi dapat menyebabkan berbagai keluhan, mulai dari rasa haus, mulut kering, hingga tubuh terasa lebih lelah dari biasanya. Risiko dehidrasi juga perlu lebih diperhatikan pada anak-anak, lansia, dan ibu hamil. Kelompok ini cenderung lebih rentan mengalami dampak dari kekurangan cairan selama perjalanan udara. ## Cara Tetap Terhidrasi saat Naik Pesawat Berikut beberapa cara yang dapat penumpang pesawat lakukan untuk tetap terhidrasi selama penerbangan: 1. Minum air sebelum naik pesawat, jangan tunggu sampai merasa haus. 2. Bawa botol minum sendiri untuk memudahkan memenuhi kebutuhan cairan. 3. Minum sedikit tetapi rutin, daripada menghabiskan banyak air sekaligus. 4. Konsumsi buah dan sayur kaya air seperti semangka, melon, stroberi, mentimun, tomat, dan seledri. 5. Batasi konsumsi alkohol dan imbangi dengan segelas air putih. 6. Perhatikan asupan kafein dan konsumsi dalam jumlah wajar. ## Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh Penumpang pesawat perlu memperhatikan kebutuhan cairan selama penerbangan untuk menghindari dehidrasi. Dengan memahami pentingnya minum air dan melakukan beberapa cara untuk tetap terhidrasi, penumpang dapat menikmati perjalanan udara dengan lebih nyaman dan aman. Oleh karena itu, jangan ragu untuk membawa botol minum dan memilih makanan yang kaya air untuk membantu menjaga hidrasi tubuh selama penerbangan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260623175034-269-1372405/kenapa-penumpang-pesawat-dianjurkan-banyak-minum-air, without altering the facts of the original article.