18 Juli 2026
featured_image

Cara Memulai Bisnis Digital dengan Modal Kecil Menggunakan TikTok Shop

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Memulai Bisnis Digital dengan Modal Kecil Sebagai Reseller Digital

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Memulai Bisnis Digital dengan Modal Kecil Melalui Affiliate Marketing

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Memulai Bisnis Digital dengan Modal Kecil Menggunakan Canva

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Data 1,2 Juta Warga Jateng Penerima Bansos Diretas, DPRD Heran. Mau Tahu Alasannya?

**Data 1,2 Juta Warga Jateng Penerima Bansos Diretas, DPRD Heran** Pemerintah Provinsi Jateng menghadapi kejadian yang sangat memalukan. Sebanyak 1,2 juta data Nomor Induk Kependudukan (NIK) bagi warga miskin penerima bantuan sosial (bansos) di Jateng berhasil diretas. Kasus ini telah disidangkan di Pengadilan Negeri Serang, Provinsi Banten. DPRD Jateng heran bagaimana data sepenting itu bisa diretas dengan sangat mudah oleh seorang teknisi HP. **Momen Penentu di Menit Akhir** Kasus pencurian data ini telah terungkap sejak awal tahun 2026. Dinas Sosial (Dinsos) Jateng mengaku kecolongan atas kejadian itu. Menurut Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinsos Jateng, Elliya Ch, kasus ini terjadi karena terjadinya pencurian data NIK warga Jateng penerima bansos sebanyak 1,2 juta. Pencurian ini dilakukan oleh seorang teknisi HP yang berhasil mengakses data tersebut. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Pada Rabu, 15 Juli 2026, Elliya mengatakan bahwa informasi kebobolan data ini diterima dari Polda Banten. Dari informasi itu, Dinsos Jateng langsung koordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) selaku pengelola dan pemantauan data tersebut. Dari koordinasi tersebut, Komdigi telah melakukan sejumlah langkah pengamanan untuk menghindari kejadian serupa di masa depan. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Dalam rangka menghindari kejadian serupa di masa depan, Dinsos Jateng telah melakukan mitigasi untuk mengaman data NIK warga Jateng penerima bansos. Namun, atas kebobolan data ini, pihak Dinsos tidak menginformasikan hal itu ke masyarakat. Alasannya, Dinsos belum memegang data yang dibobol tersebut. Kejadian ini menunjukkan bahwa pemerintah harus lebih berhati-hati dalam mengelola data sensitif. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Kejadian ini juga menunjukkan bahwa pemerintah perlu meningkatkan kemampuan keamanan data. Pada saat ini, Dinsos Jateng masih menggunakan aplikasi yang lemah untuk mengelola data NIK warga Jateng penerima bansos. Oleh karena itu, pemerintah harus segera meningkatkan kemampuan keamanan data dan mengganti aplikasi yang lemah. Kejadian ini juga harus menjadi pelajaran bagi pemerintah untuk lebih berhati-hati dalam mengelola data sensitif.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jateng.tribunnews.com/jawa-tengah/1260105/terungkap-dipakai-untuk-apa-data-12-juta-warga-jateng-penerima-bansos-yang-diretas-dprd-heran, without altering the facts of the original article.

Cara Memulai Bisnis Digital dengan Modal Kecil Menggunakan TikTok Shop

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Memulai Bisnis Digital dengan Modal Kecil Sebagai Reseller Digital

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Memulai Bisnis Digital dengan Modal Kecil Melalui Affiliate Marketing

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Memulai Bisnis Digital dengan Modal Kecil Menggunakan Canva

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *